🏛️ Historical Journey

Sejarah Program Studi

Jejak Langkah Pendidikan Agama Islam UIN Walisongo

💡
Tahukah Anda?

Jurusan PAI merupakan jurusan tertua di UIN Walisongo Semarang. Sejarahnya berjalan beriringan dengan lahirnya IAIN Walisongo itu sendiri.

1966

Cikal Bakal di Kudus

Bermula dari gagasan Drs. Soenarto Notowidagdo mendirikan STA Kudus (awalnya direncanakan sebagai Fakultas Dakwah, namun berubah menjadi Fakultas Agama/Tarbiyah).

Pada 10 Agustus 1966 (SK Menag No. 4), statusnya dinegerikan menjadi cabang IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

1970

Lahirnya IAIN Walisongo & Integrasi Salatiga

Pada 6 April 1970 (SK Menag No. 30 & 31), IAIN Walisongo resmi dinegerikan. Fakultas Tarbiyah IKIP Nahdlatul Ulama (NU) Salatiga bergabung dan dinegerikan menjadi bagian dari IAIN Walisongo.

KH. Zubair (Ketua pendiri Fak. Tarbiyah NU) ditunjuk sebagai Rektor pertama IAIN Walisongo (menjabat hingga 1973).
1971

Penyelesaian Administrasi Kudus

Fakultas Tarbiyah Kudus mengalami keterlambatan administrasi pemindahan dari IAIN Sunan Kalijaga ke IAIN Walisongo karena kekhawatiran berkurangnya pasokan mahasiswa dari pesisir utara. Proses ini baru rampung sepenuhnya pada tahun 1971.

1973

Perpindahan ke Semarang

Berdasarkan SK Menag No. 35 Tahun 1973, Fakultas Tarbiyah cabang Kudus dipindahkan lokasinya ke Semarang dan ditetapkan sebagai Fakultas Induk.

Hal ini menjadikan Tarbiyah Kudus sebagai induk lebih dahulu dibandingkan Tarbiyah Salatiga, meskipun Tarbiyah Salatiga bergabung lebih awal.