Hadiri Kajian Kampus Merdeka, Ketua Jurusan PAI Siap Mendukung Mahasiswa Implementasikan Merdeka Belajar

Dok. Divisi Pendidikan dan Penalaran

Kajian Rutin Pendidikan Agama Islam (KANTIN PAI) Jilid 3 yang diadakan Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam (HMJ PAI) UIN Walisongo melalui Zoom pada Jumat (09/07) lalu, dihadiri oleh Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam, Dr. Fihris, M.Ag sebagai pemateri.

Kajian kali ini merujuk kepada salah satu kebijakan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim, yakni Kampus Merdeka. Dalam pembukaan Muhammad Nazilir Rohmat selaku moderator dalam kajian tersebut menuturkan bahwa kajian yang diadakan dengan tema tersebut diadakan supaya mahasiswa PAI dapat peka terhadap isu terbaru.

“Kajian PAI diadakan sebagai ajang untuk silaturahmi serta menjadi wadah diskusi supaya mahasiswa bisa peka terhadap isu-isu terbaru,” tuturnya.

Berhasil menarik perhatian calon mahasiswa baru PAI 2021, kajian dengan tema Merdeka Belajar-Kampus Merdeka; Interpretasi dan Implementasi ini memberikan pemahaman tentang perkuliahan yang akan dilakukan. Kebijakan kampus merdeka di UIN Walisongo Semarang sendiri merupakan wujud pembelajaran yang otonom dan fleksibel, sehingga diharapkan tercipta kultur belajar yang inovatif, tidak mengekang, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.

“Kultur belajar tersebut dituntut dan diperlukan mengingat mahasiswa harus mampu menghadapi perubahan sosial budaya, dunia kerja, dan kemajuan teknologi yang semakin pesat. Artinya, kompetensi mahasiswa harus disiapkan sedini mungkin untuk lebih tanggap terhadap kebutuhan zaman. Dimana link and match mutlak diperlukan, tidak saja dengan dunia industri dan dunia kerja, tetapi juga dengan masa depan yang terus berubah secara cepat,” Jelas Ketua Jurusan saat menyampaikan materi.

Dalam penjelasannya, ia juga menambahkan bahwa kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, meliputi pembukaan program studi baru, sistem akreditasi perguruan tinggi, perguruan tinggi badan hukum, dan hak belajar tiga semester di luar program studi.

“Program kampus merdeka yang akan diambil oleh mahasiswa harus dikonsultasikan dengan jurusan, dalam hal ini ketua jurusan. Jadi, untuk mahasiswa yang ingin mengambil program kampus merdeka saya persilahkan, dan jangan lupa untuk konsultasi terlebih dahulu pada jurusan,” tambahnya di akhir kajian.