Berkolaborasi dengan HMPS PAI IAIN Salatiga, HMJ PAI UIN Walisongo Gelar Bakti Sosial

Dok. HMJ PAI

Semarang– Setelah sukses dengan kegiatan Bakti Sosial dan Nuzulul Qur’an pada bulan Ramadhan kemarin, HMJ PAI UIN Walisongo kembali menggelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Bustanul Akhyar, Mijen, pada Jumat (13/04).

Bakti sosial yang digelar kali ini bertemakan “Langkah Kecil untuk Sebuah Manfaat”. Dalam hal ini HMJ PAI UIN Walisongo berkolaborasi dengan HMPS PAI IAIN Salatiga.

Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi antar sesama anggota. Selain itu, kedua himpunan juga ingin berbagi menebarkan kebaikan kepada anak-anak panti yang membutuhkan.

Oseolla Savana, selaku Panitia Bakti Sosial menuturkan terkait persiapan dan pelaksanaan kegiatan bakti sosial.

Dalam mempersiapkan kegiatan bakti sosial ini, kami mengumpulkan donasi dalam bentuk uang, baju, maupun alat tulis dari berbagai donatur,”  tuturnya.

Oseolla menambahkan, “Terkait pelaksanaannya dibagi menjadi dua sesi. Sesi yang pertama sudah dilaksanakan pada Jumat, 13 Mei 2022 kemarin. Kami menyerahkan donasi yang telah dikumpulkan oleh HMJ PAI UIN Walisongo. Kemudian untuk sesi kedua diadakan pada Minggu, 15 Mei 2022. Disitu kami tinggal menyerahkan donasi yang telah dikumpulkan oleh HMPS PAI IAIN Salatiga.”

Sementara itu, Ketua HMPS PAI IAIN Salatiga, Miftah Choerun menyampaikan terkait harapan dari bakti sosial.

“Semoga dengan adanya bakti sosial ini bisa menambah kebermanfaatan bagi pihak yang membutuhkan. Kami juga berharap bisa berkolaborasi lebih besar lagi. Tak hanya dengan HMJ PAI UIN Walisongo saja, melainkan dengan FORSIMA PAI agar kebermanfaatan yang diperoleh juga lebih besar,” ungkapnya.

Tak ingin kalah, Reineta Dian Kusumawati, selaku Ketua Umum HMJ PAI UIN Walisongo juga menyampaikan harapannya.

“Dengan adanya kolaborasi bakti sosial antara HMJ PAI UIN Walisongo dengan HMPS PAI IAIN Salatiga semoga menjadi salah satu amal jariyah bagi kita semua dan meningkatkan rasa saling peduli kepada masyarakat luas yang sedang membutuhkan uluran tangan,” pungkasnya.

Penulis : Nurul Laely Mahmudah (Kominfo HMJ PAI UIN Walisongo 2022)

Bahas Pendidikan Islam, Jurusan PAI Adakan Guest Lecturer bersama Prof. Dr. Muhammad Abdalla

dok. PAI

Semarang – Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Walisongo gelar Guest Lecturer bertajuk “Islamic Education in Australia: Opportunities and Challenges for Muslim Students” pada Kamis (14/04). Kegiatan ini dislelenggarakan secara online yang diikuti oleh  dosen dan mahasiswa kelas internasional  Jurusan PAI melalui platform Zoom Meeting.

Hadir sebagai narasumber pada acara ini adalah Prof. Dr. Muhammad Abdalla, Guru Besar Pendidikan University of South Australia (UniSA). Ia memaparkan bahwa pendidikan Islam di Australia memiliki kesempatan besar seiring dengan bertambahnya populasi muslim di negeri Kanguru.

Berdasarkan pemaparannya, warga Australia cukup mendukung kegiatan sekolah Islam di negeri Kanguru ini. Warga di sana mengaku tidak terganggu dengan kegiatan sekolah Islam yang dilaksanakan.  Hal ini dibuktikan dengan majunya komunitas muslim di sana. Komunitas muslim di Australia bahkan mampu mendirikan masjid, home education (semacam les mengaji secara privat), dan darul ulum (semacam taman pendidikan islam yang mengajarkan pelajaran islam dan hadits).

Menyoal mengenai pendidikan, terdapat tiga lembaga pendidikan Islam yang saat ini ada di Australia. Di antaranya yaitu Islamic Home School, Madrasah, dan Sekolah Islam. Pendidikan Islam saat ini menghadapi beberapa masalah penting di Australia.

“Terdapat tiga tantangan, pertama  adalah mengajarkan Islam dengan metode yang humanis dan menyenangkan. Kedua adalah mengajarkan dan menghadirkan ajaran Islam selalu relevan dengan situasi sekarang, dan ketiga minimnya tenaga guru Muslim yang terlatih. Ketiga tantangan ini perlu direspon dan dicarikan solusi agar kualitas pendidikan Islam di Australia semakin baik”, imbuhnya.

dok. PAI

Bagian akhir kegiatan Guest Lecturer semakin hangat dengan dibukanya sesi diskusi yang dipandu oleh M. Faqih Ersyad, M.Ed., Alumni Jurusan PAI yang mendapatkan beasiswa LPDP di Flinders University.

“Dalam sesi tanya jawab, Prof. Dr. Abdalla sangat terbuka dalam menjawab pertanyaan yang diberikan mahasiswa kelas internasional Jurusan PAI. Beliau menjelaskan berbagai hal mengenai dunia pendidikan di Australia, tantangannya, hingga opini warga Australia tentang adanya sekolah berbasis Islam di sana”, tukas Laely Yasmin salah seorang mahasiswa kelas internasional Jurusan PAI.

Penulis : Dr. Kasan Bisri, MA. (Sekretaris Jurusan PAI)