Mahasiswa ICP PAI FTIK UIN Walisongo Semarang Gelar Academic Mobility ke UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Malang, 2 Oktober 2026 — Mahasiswa kelas International Class Program (ICP) Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK), UIN Walisongo Semarang, melaksanakan kegiatan Academic Mobility ke FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada Jumat, 2 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas wawasan akademik, memperkuat jejaring antarlembaga pendidikan tinggi Islam, serta mendorong internasionalisasi pembelajaran bagi mahasiswa.
Kegiatan Academic Mobility ini merupakan bagian dari upaya pengembangan kompetensi mahasiswa ICP PAI agar memiliki perspektif akademik yang lebih luas, adaptif terhadap perkembangan pendidikan Islam, serta siap menghadapi tantangan pendidikan di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui kunjungan akademik tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal lingkungan akademik di perguruan tinggi Islam lain, bertukar pengalaman, serta membangun interaksi intelektual dengan sesama mahasiswa dan sivitas akademika. Pengalaman ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman mahasiswa mengenai pengelolaan pendidikan tinggi Islam, inovasi pembelajaran, dan pengembangan program studi yang berorientasi pada mutu serta daya saing global.
Selain sebagai sarana pembelajaran di luar kelas, Academic Mobility juga menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan jejaring akademik. Interaksi lintas kampus diharapkan mampu menumbuhkan budaya akademik yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan.
Bagi ICP PAI FTIK UIN Walisongo Semarang, kegiatan ini sejalan dengan komitmen untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih luas dan beragam bagi mahasiswa. Program mobilitas akademik menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kualitas lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi keilmuan Pendidikan Agama Islam, tetapi juga wawasan global, kemampuan beradaptasi, dan keterampilan berkolaborasi dalam lingkungan multikultural.
Kegiatan Academic Mobility di FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini diharapkan menjadi awal dari penguatan kerja sama akademik yang berkelanjutan antara kedua institusi, sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan mahasiswa.
Dengan semangat kolaborasi dan internasionalisasi, mahasiswa ICP PAI FTIK UIN Walisongo Semarang diharapkan semakin siap menjadi calon pendidik dan akademisi Pendidikan Agama Islam yang unggul, inovatif, moderat, serta mampu berkontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam di era global.

Perkuat Kelas Internasional, Pengelola ICP FTIK UIN Walisongo Kunjungi Universitas Negeri Malang

Malang, 01 Oktober 2026 — Pengelola International Class Program (ICP) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) UIN Walisongo Semarang melaksanakan kunjungan akademik ke Universitas Negeri Malang (UM), Kamis (01/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pengelolaan kelas internasional sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berorientasi global.
Kunjungan ini menjadi momentum strategis bagi pengelola ICP FTIK UIN Walisongo Semarang untuk bertukar pengalaman, memperluas wawasan, dan menggali praktik baik (best practices) dalam pengembangan program internasional di lingkungan perguruan tinggi. Pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk berdiskusi mengenai pengelolaan program akademik, pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas layanan pendidikan, serta strategi memperkuat daya saing lulusan.
Melalui kegiatan ini, pengelola ICP FTIK UIN Walisongo Semarang berupaya memperoleh perspektif baru dalam mengembangkan program kelas internasional yang adaptif terhadap perkembangan pendidikan global. Penguatan program internasional tidak hanya diarahkan pada peningkatan kompetensi akademik mahasiswa, tetapi juga pada pengembangan kemampuan komunikasi lintas budaya, wawasan global, dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Selain sebagai sarana pertukaran pengetahuan, kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat jejaring kelembagaan antara UIN Walisongo Semarang dan Universitas Negeri Malang. Sinergi ant perguruan tinggi menjadi penting untuk membuka peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan program akademik yang mendukung internasionalisasi perguruan tinggi.
Pengelola ICP FTIK UIN Walisongo Semarang berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu program kelas internasional. Dengan semangat kolaborasi dan pengembangan berkelanjutan, ICP diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen strategis FTIK UIN Walisongo Semarang dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing internasional.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen FTIK UIN Walisongo Semarang untuk terus melakukan inovasi dan penguatan kualitas akademik melalui pembelajaran dari berbagai perguruan tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Prodi PAI UIN Walisongo Hadirkan Dosen Tamu dari Tanzania, Perkuat Wawasan Global Mahasiswa Kelas ICP

SEMARANG – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), UIN Walisongo Semarang menghadirkan dosen tamu dari Tanzania, Mussa Abu Bakari, dalam kegiatan Guest Lecture di kelas International Class Program (ICP), pada mata kuliah Evaluasi Pembelajaran yang diampu oleh Dr. Dwi Istiyani.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Prodi PAI UIN Walisongo Semarang dalam memperkuat kualitas pembelajaran berorientasi internasional sekaligus memberikan pengalaman akademik lintas budaya kepada mahasiswa. Kehadiran dosen tamu internasional diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan pendidikan, khususnya dalam bidang evaluasi pembelajaran.

Melalui kegiatan Guest Lecture, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal perspektif pendidikan dari konteks internasional, bertukar gagasan, serta mengembangkan pemahaman yang lebih luas mengenai praktik pembelajaran di lingkungan pendidikan yang beragam. Kegiatan ini juga mendukung pengembangan kemampuan komunikasi lintas budaya dan pola pikir global yang dibutuhkan calon pendidik di era modern.

Dalam keterangannya, Mussa Abu Bakari menyampaikan bahwa pertukaran perspektif akademik lintas negara merupakan pengalaman penting bagi mahasiswa dalam memperluas wawasan dan mengembangkan pemikiran kritis.

“Kesempatan untuk berinteraksi dengan mahasiswa kelas ICP Prodi PAI UIN Walisongo Semarang merupakan pengalaman akademik yang berharga. Pertukaran perspektif lintas negara penting untuk memperluas wawasan mahasiswa, khususnya dalam memahami pendidikan dari sudut pandang yang beragam,” demikian pernyataan yang dapat dikonfirmasi kepada narasumber sebelum dipublikasikan.

Sementara itu, dosen pengampu mata kuliah Evaluasi Pembelajaran, Dr. Dwi Istiyani, menekankan pentingnya menghadirkan pengalaman belajar yang beragam untuk memperkaya pemahaman mahasiswa. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengembangan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada penguasaan teori, tetapi juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk memahami perspektif akademik internasional.

“Kegiatan Guest Lecture ini menjadi salah satu upaya untuk memperkaya proses pembelajaran mahasiswa kelas ICP. Kehadiran dosen tamu dari Tanzania memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal perspektif internasional dan memperluas pemahaman mengenai pendidikan,” demikian draf kutipan yang perlu dikonfirmasi kepada Dr. Dwi Istiyani.

Penyelenggaraan kegiatan ini sejalan dengan komitmen Prodi PAI UIN Walisongo Semarang untuk mengembangkan kelas ICP sebagai lingkungan pembelajaran yang terbuka, dinamis, dan berorientasi global. Internasionalisasi pembelajaran menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan mahasiswa agar mampu menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks.

Selain memperkuat kompetensi akademik, kegiatan Guest Lecture juga diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan diri mahasiswa untuk berinteraksi dalam lingkungan internasional, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta membangun sikap terbuka terhadap keragaman pengalaman dan praktik pendidikan.

Melalui kegiatan ini, Prodi PAI UIN Walisongo Semarang terus berupaya mengembangkan inovasi pembelajaran dan memperluas pengalaman akademik mahasiswa. Kehadiran dosen tamu dari Tanzania menjadi salah satu bentuk pengayaan pembelajaran yang mendukung terwujudnya lulusan PAI yang profesional, kompetitif, dan memiliki wawasan global.

Keterangan foto: Mussa Abu Bakari, dosen tamu dari Tanzania, bersama Dr. Dwi Istiyani, dosen pengampu mata kuliah Evaluasi Pembelajaran, dan mahasiswa kelas ICP Prodi PAI UIN Walisongo Semarang.